Susu, juga dikenal sebagai asosiasi simpan pinjam bergilir (ROSCA), adalah praktik keuangan populer yang ditemukan di banyak budaya di seluruh dunia. Ini adalah bentuk simpan pinjam informal di mana sekelompok individu berkumpul untuk mengumpulkan uang mereka dan bergiliran menerima pembayaran sekaligus. Sistem ini sering digunakan oleh mereka yang tidak memiliki akses terhadap layanan perbankan tradisional atau yang lebih memilih pendekatan berbasis komunitas dalam menyimpan dan meminjam uang.
Konsep susu sederhana namun efektif. Setiap anggota kelompok menyumbangkan sejumlah uang secara rutin, misalnya mingguan atau bulanan. Jumlah total tersebut kemudian diberikan kepada salah satu anggota kelompok dengan urutan yang telah ditentukan, hingga masing-masing anggota menerima pembayarannya. Besarnya pembayaran dan frekuensi kontribusi dapat bervariasi tergantung pada kesepakatan kelompok.
Ada beberapa manfaat utama berpartisipasi dalam susu. Pertama, hal ini memberikan cara bagi individu untuk menyimpan uang dan mengakses kredit tanpa memerlukan lembaga perbankan formal. Hal ini khususnya berguna bagi mereka yang mungkin tidak memiliki rekening bank atau yang mengalami kesulitan dalam memenuhi syarat untuk mendapatkan pinjaman. Selain itu, susu menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepercayaan di antara para anggotanya, karena setiap orang bergantung satu sama lain untuk memenuhi komitmen keuangan mereka.
Namun, ada juga beberapa risiko yang terkait dengan susu. Karena sistem ini didasarkan pada kepercayaan dan kesepakatan bersama, selalu ada risiko bahwa anggota akan gagal membayar pembayarannya atau penyelenggara susu akan kabur membawa uang tersebut. Penting bagi peserta untuk memilih anggota kelompoknya dengan hati-hati dan menetapkan peraturan dan prosedur yang jelas untuk meminimalkan risiko ini.
Dalam beberapa tahun terakhir, susu semakin populer di Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya sebagai cara untuk mempromosikan inklusi keuangan dan memberdayakan masyarakat yang kurang terlayani. Banyak organisasi dan perusahaan fintech yang meluncurkan platform susu digital untuk memudahkan masyarakat berpartisipasi dalam kelompok simpan pinjam tersebut.
Kesimpulannya, susu adalah alat keuangan sederhana namun ampuh yang dapat membantu individu menghemat uang, mengakses kredit, dan membangun rasa kebersamaan dengan rekan-rekan mereka. Dengan memahami dasar-dasar susu dan mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan, individu dapat memanfaatkan kekuatan praktik kuno ini untuk meningkatkan kesejahteraan finansial mereka.
